Scroll kebawah untuk baca artikel
Berita UtamaTegal - Slawi

Yasyfa Kholiah, Siswa SMAN 1 Warureja Pembawa Baki Paskibra HUT ke-81 RI di Kabupaten Tegal

×

Yasyfa Kholiah, Siswa SMAN 1 Warureja Pembawa Baki Paskibra HUT ke-81 RI di Kabupaten Tegal

Sebarkan artikel ini

Slawi, korantegal.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Tegal di Lapangan Pemkab Tegal, Senin (17/08/2026), berlangsung khidmat dan penuh haru. Di balik suksesnya pengibaran Sang Saka Merah Putih, terselip kisah inspiratif dari Yasyfa Kholiah, siswa SMAN 1 Warureja yang dipercaya mengemban tugas strategis sebagai pembawa baki Paskibra.

Gadis asal Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi tersebut merupakan satu-satunya utusan SMAN 1 Warureja yang lolos hingga posisi akhir. Dari lima perwakilan sekolah yang dikirim pada awal seleksi, perjuangan pantang menyerah membawa Yasyfa berhasil melewati berbagai tahapan, mulai dari tes fisik, kesehatan, hingga tahap pantukhir (pemantauan akhir). Bahkan, keberhasilannya ini sempat mengantarkannya mengikuti seleksi hingga tingkat provinsi.

Perjuangan anak tunggal dari pasangan Ibu Wasmi dan Bapak Wahyo ini tidaklah mudah. Selama masa latihan intensif, Yasyfa harus pulang-pergi (laju) setiap hari dari rumahnya dan sering tiba kembali di rumah pada malam hari.

“Sangat bangga dan bersyukur atas kepercayaan mengemban amanah sebagai pembawa baki. Motivasi terbesar saya adalah ingin membanggakan kedua orang tua yang saat ini bekerja di luar kota,” ungkap Yasyfa, siswa kelas 11 yang bercita-cita menjadi Polisi Wanita (Polwan) tersebut.

Dalam momen kemerdekaan ini, Yasyfa turut mengajak generasi muda di Kabupaten Tegal untuk terus berproses dan berendah hati. Ia berharap jejaknya dapat menginspirasi siswa-siswi lain, khususnya dari SMAN 1 Warureja, untuk berani bermimpi dan membanggakan daerah.

Upacara Peringatan HUT ke-81 RI tahun ini dipimpin langsung oleh Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sesuai format pelaksanaan terbaru, Bupati tidak menyampaikan amanat secara pribadi melainkan memfasilitasi pembacaan Amanat Tunggal Presiden Republik Indonesia kepada seluruh peserta upacara.

Usai upacara yang dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, ASN, TNI/Polri, ormas, dan pelajar tersebut, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membagikan pandangannya mengenai makna kemerdekaan di usia Republik yang ke-81 tahun.

“Pada momentum ini, kita patut bersyukur di usia Indonesia yang ke-81 tahun. Kewajiban kita adalah meneruskan perjuangan para pahlawan sesuai dengan posisi dan peran kita saat ini. Kami di jajaran pemerintah berkomitmen membuat kebijakan yang pro-masyarakat, guru mengajar generasi penerus dengan sungguh-sungguh, dan dokter mengabdikan diri di bidang kesehatan secara maksimal,” tutur Bupati Ischak saat ditemui usai upacara.

Ia menambahkan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, inovasi, serta persatuan demi memastikan seluruh program pembangunan di Kabupaten Tegal benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. (Ad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pencarian