Slawi, koran tegal.com – Program JELITA (Jelantah untuk Kita) milik Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tegal menjadi salah satu inovasi yang dipelajari TP PKK Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, dalam studi tiru ke Kabupaten Tegal, Selasa (29/09/2026).
Melalui program inovasi Kelompok Kerja (Pokja) 3 itu, masyarakat dari desa dan kecamatan mengumpulkan minyak goreng bekas (jelantah) untuk dikelola bersama mitra swasta, PT Greenia. Jelantah tersebut bernilai ekonomis dan ditukar uang Rp7.000 per liter.
“Melalui program JELITA, kami mengajak masyarakat dari desa dan kecamatan mengumpulkan minyak goreng bekas (jelantah) untuk dikelola bersama mitra swasta, PT Greenia, sehingga bisa bernilai ekonomis dan ditukar uang bernilai Rp7.000 per liter,” kata Ketua TP PKK Kabupaten Tegal Nilna Almuna Ischak.
Rombongan Musi Rawas dipimpin Bupati Ratna Machmud dan diterima Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tegal. Selain JELITA, mereka mempelajari pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, program penguatan peran keluarga, dan transformasi Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Nilna juga menjelaskan program Desa Binaan di 18 kecamatan dan pelatihan kelembagaan berkala bagi Pokja 1 hingga Pokja 4. Selain itu, TP PKK Kabupaten Tegal mempercepat sosialisasi transformasi Posyandu enam SPM.
Berdasarkan regulasi terbaru Kementerian Dalam Negeri, kata Nilna, layanan Posyandu kini tidak hanya mencakup bidang kesehatan, tetapi meliputi enam SPM.
“Kami berharap apa yang baik dan bermanfaat di Kabupaten Tegal ini dapat dibawa pulang dan diterapkan sesuai dengan kondisi di Kabupaten Musi Rawas,” ungkapnya.
Bupati Ischak menyebut kunjungan tersebut sebagai wujud gotong royong dan persaudaraan antardaerah. Menurut dia, sinergi dan kolaborasi antardaerah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Kunjungan ini tidak hanya sekadar seremonial administratif, melainkan cerminan nyata bahwa semangat gotong royong dan persaudaraan antardaerah di Indonesia tetap terjalin erat, sejauh apa pun jarak yang memisahkan,” ujar Ischak.
Ischak berharap kunjungan ini mempererat silaturahmi dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tegal dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Selain memperkuat peran PKK, kata dia, Kabupaten Tegal terus berinovasi. Daerah ini menjadi lokasi piloting project digitalisasi bantuan sosial dari Kementerian Sosial dan mendorong tata kelola pelayanan SPM terbaik hingga tingkat desa, salah satunya di Desa Sumingkir.
Sementara itu, Ratna Machmud mengatakan, rombongannya sengaja membawa serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), hingga Dinas Pariwisata. Dengan begitu, mereka dapat melihat langsung keberhasilan pembangunan dan inovasi PKK di Kabupaten Tegal.
“Banyak ilmu dan inspirasi yang kami dapatkan untuk diterapkan di daerah kami,” ujar Ratna.
Dalam kesempatan itu, Ischak juga memperkenalkan potensi Kabupaten Tegal, mulai dari wisata pemandian air panas alami Guci hingga kuliner khas seperti sate kambing muda (Batibul dan Balibul) dan tahu aci. Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran TP PKK Kabupaten Tegal dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal. (AD/MA)


