Slawi, korantegal.com — Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Tegal menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian acara pokok peringatan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal yang menegaskan capaian pembangunan daerah sekaligus arah kebijakan ke depan, Senin (18/05/2026).
Rapat paripurna diawali dengan kirab pusaka Kiai Plered dari Rumah Dinas Bupati menuju Gedung DPRD sebagai bagian dari tradisi peringatan hari jadi. Dalam suasana khidmat tersebut, sidang juga diwarnai sentuhan kearifan lokal melalui penggunaan bahasa Jawa dalam pengantar acara dan pembacaan sejarah Kabupaten Tegal.
Dalam rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Wasbun Jauhara Khalim menekankan momentum hari jadi sebagai penguat sinergi seluruh elemen daerah dalam mendukung pembangunan.
“Momentum hari jadi ini harus menjadi penguat kebersamaan kita dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai arah dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan bahwa peringatan hari jadi tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi momentum refleksi atas capaian pembangunan yang telah diraih.
Ia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal telah mencapai 5,97 persen, menunjukkan ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika global. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat menjadi 72,36 sebagai indikator perbaikan kualitas hidup masyarakat.
Selain itu, realisasi investasi pada triwulan pertama 2026 telah melampaui Rp1,5 triliun atau sekitar 36,65 persen dari target tahunan sebesar Rp4,1 triliun. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Tegal dalam jajaran enam besar daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Tengah.
“Investasi tidak hanya terlihat dari angka, tetapi juga memberikan dampak langsung melalui penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat,” kata Ischak.
Ia menyebut investasi yang masuk telah menyerap sekitar 4.800 tenaga kerja pada awal 2026, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga memperkuat perlindungan sosial, termasuk melalui bantuan iuran jaminan sosial ketenagakerjaan bagi buruh tani dan pekerja rentan. Sementara itu, cakupan Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 95 persen per April 2026.
“Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan sosial dan layanan kesehatan yang layak,” ujarnya.
Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan, terutama pada sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan yang memerlukan penyelesaian secara bertahap dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai penguat komitmen bersama dalam membangun daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Tegal agar semakin maju, tangguh, dan sejahtera,” katanya.
Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal masih berlanjut dengan berbagai kegiatan hiburan rakyat dan expo pembangunan yang terbuka untuk masyarakat. (ZS/MA)




