Scroll kebawah untuk baca artikel
Berita UtamaTegal - Slawi

Pendapatan dan Belanja Turun, Bupati Tegal Pastikan Layanan Publik Tetap Terjaga di APBD-P 2026

×

Pendapatan dan Belanja Turun, Bupati Tegal Pastikan Layanan Publik Tetap Terjaga di APBD-P 2026

Sebarkan artikel ini

Slawi, korantegal.com – Pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Tegal dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 mengalami penurunan. Pendapatan daerah turun dari Rp2,826 triliun menjadi Rp2,671 triliun, berkurang Rp154,63 miliar atau 5,47 persen, sementara belanja daerah turun dari sekitar Rp2,960 triliun menjadi Rp2,837 triliun, berkurang Rp122,58 miliar atau 4,14 persen. Data tersebut disampaikan dalam nota keuangan yang dibacakan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tegal di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tegal, Rabu (02/09/2026).

Ischak menegaskan penyesuaian anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik maupun mengganggu kesejahteraan masyarakat.

“Melalui perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini, mari kita jaga momentum tersebut dengan anggaran yang sehat, belanja yang produktif, pembangunan yang merata, layanan publik yang berkualitas, serta tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel,” ujar Ischak.

Penyesuaian anggaran dilakukan berdasarkan evaluasi realisasi anggaran semester I, perubahan proyeksi pendapatan, kemampuan keuangan daerah, dan kebutuhan belanja prioritas. Ischak menekankan perubahan APBD harus diarahkan untuk memperkuat ekonomi daerah, meningkatkan pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan menangani kemiskinan, dengan harapan pertumbuhan ekonomi dapat diterjemahkan menjadi peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, dan pemerataan kesejahteraan.

Arahan tersebut kemudian direspons DPRD Kabupaten Tegal melalui forum pemandangan umum fraksi-fraksi. Fraksi-fraksi menyoroti penurunan pendapatan daerah dan meminta optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Sejumlah catatan juga disampaikan terkait kualitas belanja, pemerataan pembangunan, pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pengentasan kemiskinan.

Menanggapi catatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tegal memastikan program prioritas dan pelayanan dasar masyarakat tetap menjadi perhatian utama, sembari mengoptimalkan potensi pendapatan daerah dan melakukan penyesuaian belanja secara selektif untuk menjaga kesehatan fiskal daerah.

Pembahasan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Tegal Tahun Anggaran 2026 akan berlanjut dengan penyampaian jawaban pemerintah daerah atas pemandangan umum fraksi-fraksi, sebelum disahkan dalam rapat paripurna berikutnya. (IK/MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pencarian