Slawi, korantegal.com – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan bahwa pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal dilakukan berdasarkan merit sistem dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, dan kebutuhan organisasi. Penegasan tersebut disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Pendopo Amangkurat Setda Kabupaten Tegal, Kamis (25/06/2026).
Pelantikan ini merupakan rotasi besar pertama pada masa kepemimpinan Bupati Ischak dan Wakil Bupati Ahmad Kholid. Selain melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama, pada kesempatan yang sama juga dilakukan pelantikan Direktur Umum dan Komisaris PT BPR Bank Tegal (Perseroda).
Dalam sambutannya, Ischak mengatakan rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memastikan organisasi perangkat daerah dipimpin oleh figur yang memiliki kompetensi dan kemampuan manajerial sesuai kebutuhan organisasi.
Menurutnya, seluruh proses pengisian jabatan telah dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan hasil uji kompetensi, rekam jejak kinerja, integritas, kapasitas kepemimpinan, serta kebutuhan organisasi.
“Pelantikan yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memastikan bahwa organisasi perangkat daerah maupun badan usaha milik daerah dipimpin oleh figur-figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan manajerial yang baik,” ujarnya.
Ischak menegaskan bahwa penerapan merit sistem harus menjadi budaya kerja dalam pengelolaan aparatur sipil negara. Menurut dia, setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki jabatan sepanjang mampu menunjukkan kompetensi, kinerja, integritas, dan dedikasi yang baik.
Karena itu, ia membantah adanya praktik jual beli jabatan dalam proses mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal.
“Tidak ada praktik jual beli jabatan dalam proses pengisian jabatan di Pemerintah Kabupaten Tegal. Jabatan bukan sesuatu yang dapat diperjualbelikan dan bukan pula bentuk penghargaan semata, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, pemerintah, dan Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ischak meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja kolaboratif dan mengesampingkan ego sektoral dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Kita bekerja bukan menjadi superman, tetapi menjadi super team. Kolaborasi dan sinergi menjadi kunci untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Tegal,” katanya.
Dalam rotasi kali ini, Mujahidin yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dilantik sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Sementara itu, Akhmad Uwes Qoroni yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata dipercaya mengemban tugas sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal.
Perubahan juga terjadi di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Tegal. Untung Subagio yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPRD dilantik sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sedangkan jabatan Sekretaris DPRD kini dipercayakan kepada Joko Kurnianto yang sebelumnya menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tegal.
Rotasi lainnya menempatkan Teguh Mulyadi dari jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip). Sementara itu, Teguh Dwijanto Rahardjo yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kini dipercaya memimpin Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Adapun jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tegal kini diisi oleh Dessy Arifianto yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Usai pelantikan, Ischak menjelaskan bahwa sejumlah jabatan yang ditinggalkan pejabat hasil rotasi untuk sementara akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt) hingga proses seleksi terbuka dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Yang kosong sementara tetap diisi Plt. Nanti akan kita buka seleksi terbuka sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Selain melantik pejabat struktural, Pemerintah Kabupaten Tegal juga melantik Direktur Umum dan Komisaris PT BPR Bank Tegal (Perseroda). Menurut Ischak, penguatan struktur kepemimpinan BUMD menjadi langkah penting untuk meningkatkan profesionalisme perusahaan daerah sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap pembangunan daerah.
Ia mengapresiasi capaian PT BPR Bank Tegal yang terus menunjukkan pertumbuhan positif, baik dari sisi aset maupun kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dividen. Karena itu, jajaran direksi dan komisaris yang baru dilantik didorong untuk terus melakukan transformasi dan inovasi, terutama dalam pengembangan layanan digital.
“BUMD harus mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Digitalisasi layanan harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan perbankan yang cepat, mudah, dan terpercaya,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Ischak menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja birokrasi. Ia berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat menjaga soliditas, memperkuat sinergi, dan bekerja bersama dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Tegal yang maju, tangguh, dan berkelanjutan hingga tahun 2030.
“Tidak ada hal lain di balik rotasi ini. Ini murni penyegaran organisasi. Kita tetap satu keluarga besar Pemerintah Kabupaten Tegal yang bersama-sama bertugas mewujudkan Kabupaten Tegal yang maju, tangguh, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud, para kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal dan horizontal, pimpinan BUMD, para camat, kepala bagian, serta tamu undangan lainnya. (ZS/MA)
