Slawi, korantegal.com — Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mendorong PT BPR Bank Tegal (Perseroda) untuk mempercepat transformasi digital melalui pengembangan layanan mobile banking guna memudahkan masyarakat mengakses layanan perbankan secara cepat, aman, dan efisien.
Hal tersebut disampaikan Ischak saat menghadiri Pengundian Gebyar Hadiah Tabungan Periode I Tahun 2026 PT BPR Bank Tegal (Perseroda) di Gedung Dadali, Kabupaten Tegal, Sabtu (20/06/2026).
Menurut Ischak, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Bank Tegal memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui penghimpunan dana masyarakat yang kemudian disalurkan kembali kepada sektor-sektor produktif, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang praktis, Bank Tegal dinilai perlu terus berinovasi dengan memperkuat digitalisasi layanan perbankan.
“Saya meminta Bank Tegal segera menghadirkan layanan berbasis digitalisasi seperti mobile banking. Dengan demikian, ketika nasabah ingin melakukan transfer atau transaksi lainnya tidak perlu datang ke bank sehingga lebih efisien dari sisi waktu maupun pelayanan,” ujar Ischak.
Menurutnya, layanan digital telah menjadi kebutuhan masyarakat saat ini. Kehadiran mobile banking akan memberikan kemudahan bagi nasabah untuk melakukan berbagai transaksi keuangan, mulai dari transfer antar rekening, transfer antarbank, pembayaran tagihan, hingga layanan transaksi lainnya yang dapat diakses melalui telepon genggam.
Selain mendorong percepatan digitalisasi, Ischak juga mengapresiasi penyelenggaraan Gebyar Hadiah Tabungan yang secara rutin digelar sebagai bentuk penghargaan kepada nasabah yang telah memberikan kepercayaan kepada Bank Tegal.
Pada kesempatan tersebut, Ischak turut mengundi pemenang hadiah utama berupa dua unit sepeda motor Honda Beat. Proses pengundian dilakukan secara transparan melalui dua tahapan, yakni menggunakan database nasabah yang tersimpan dalam perangkat tersegel dan dilanjutkan dengan pengundian menggunakan tabung undian putar otomatis transparan yang juga telah disegel.
“Pada kesempatan ini saya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tegal untuk terus membudayakan kebiasaan menabung. Mari kita jadikan menabung sebagai bagian dari gaya hidup yang produktif dan bertanggung jawab demi mewujudkan masa depan yang lebih baik,” katanya.
Ia berharap Bank Tegal dapat terus memperluas akses layanan keuangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan produk dan layanan yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Direktur Utama PT BPR Bank Tegal (Perseroda) Nurul Huda mengatakan bahwa kegiatan pengundian hadiah tabungan merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh nasabah yang telah mendukung pertumbuhan dan perkembangan Bank Tegal.
Ia menjelaskan, kinerja Bank Tegal hingga Mei 2026 menunjukkan tren yang positif. Simpanan tabungan meningkat 18 persen dari Rp84 miliar pada Mei 2025 menjadi Rp103 miliar pada Mei 2026. Simpanan deposito juga tumbuh 23 persen dari Rp61 miliar menjadi Rp80 miliar pada periode yang sama.
Selain itu, penyaluran kredit meningkat 11 persen dari Rp185 miliar menjadi Rp209 miliar, sedangkan total aset tumbuh 12 persen dari Rp210 miliar menjadi Rp241 miliar.
“Pertumbuhan dan perkembangan ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Tegal sebagai pemegang saham serta kepercayaan masyarakat yang menempatkan dananya di Bank Tegal,” ujar Huda.
Menanggapi arahan Bupati terkait percepatan digitalisasi, Huda menyampaikan bahwa pengembangan layanan digital telah masuk dalam rencana bisnis Bank Tegal tahun 2026. Saat ini pihaknya telah melakukan studi tiru ke sejumlah BPR yang telah lebih dahulu menerapkan layanan digital, di antaranya PT BPR Bank Bapas 69 Kabupaten Magelang serta BPR di Kulon Progo, Sleman, dan Sragen.
Menurutnya, Bank Tegal menargetkan peluncuran aplikasi layanan digital pada tahun ini. Aplikasi tersebut nantinya dapat digunakan untuk berbagai transaksi, seperti transfer dana, pembelian pulsa, pembayaran token listrik, dan layanan transaksi lainnya tanpa harus datang ke kantor bank.
“Tahun ini kami menargetkan peluncuran aplikasi layanan digital Bank Tegal yang nantinya dapat digunakan untuk transfer, pembelian pulsa, pembayaran token listrik dan berbagai transaksi lainnya melalui handphone tanpa harus datang ke kantor bank,” jelasnya.
Hingga saat ini, jumlah nasabah PT BPR Bank Tegal (Perseroda) tercatat mencapai sekitar 70 ribu orang. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Bank Tegal sebagai lembaga keuangan daerah yang terus berkembang dan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui inovasi dan transformasi digital. (AD/MA)


