Scroll kebawah untuk baca artikel
Berita UtamaTegal - Slawi

Ratusan Warga Manfaatkan Layanan Terpadu, Bupati Tegal Tuntaskan Aspirasi Warga Dukuhturi

×

Ratusan Warga Manfaatkan Layanan Terpadu, Bupati Tegal Tuntaskan Aspirasi Warga Dukuhturi

Sebarkan artikel ini

Dukuhturi, korantegal.com — Ratusan warga Kecamatan Dukuhturi memanfaatkan berbagai layanan publik terpadu yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Tegal dalam kegiatan Dialog Interaktif Kemasyarakatan “Bupati Tilik Desa 2026” di Desa Kupu, Jumat (19/06/2026). Selain mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, kegiatan ini menjadi sarana penyerapan aspirasi sekaligus penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi warga secara langsung.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman hadir bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal. Kehadiran jajaran pimpinan perangkat daerah tersebut memungkinkan setiap aspirasi dan keluhan masyarakat memperoleh respons serta tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing instansi.

Dalam sambutannya, Ischak menjelaskan bahwa pelaksanaan Bupati Tilik Desa tahun ini dikemas lebih sederhana sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat maupun daerah. Meski demikian, kualitas pelayanan publik dan penyerapan aspirasi masyarakat tetap menjadi fokus utama.

“Kegiatan ini kami kemas lebih sederhana, namun tujuan utamanya tetap sama, yaitu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendengarkan langsung persoalan yang mereka hadapi. Dengan hadirnya seluruh OPD, setiap aspirasi yang disampaikan warga dapat langsung ditindaklanjuti sesuai kewenangannya,” kata Ischak.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tegal saat ini menerapkan pendekatan belanja masalah dalam penyusunan program pembangunan daerah. Melalui pendekatan tersebut, setiap kebijakan dan program yang dijalankan diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat berdasarkan kondisi di lapangan.

Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan infrastruktur jalan, pelayanan publik, pertanian, kesehatan, hingga persoalan sosial kemasyarakatan. Menanggapi hal tersebut, Bupati bersama kepala OPD terkait memberikan penjelasan sekaligus solusi atas berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat.

Salah satu isu yang banyak mendapat perhatian adalah kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi sepanjang tahun 2025. Menjawab aspirasi tersebut, Ischak memaparkan sejumlah rencana pembangunan dan perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Dukuhturi yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Program tersebut meliputi perbaikan Ruas Jalan Kupu-Gumalar dengan alokasi anggaran Rp500 juta dari program prioritas bupati dan tambahan Rp200 juta dari aspirasi DPRD. Selain itu, juga direncanakan perbaikan Ruas Jalan Lawatan-Kupu senilai Rp400 juta, Ruas Jalan Dukuhturi-Sidakaton sebesar Rp500 juta, serta pembangunan jalan rigid beton Sidakaton-Galiangsa-Kauman dengan nilai anggaran Rp1,5 miliar.

“Kami ingin memastikan pembangunan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, seluruh masukan yang disampaikan dalam forum ini akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kupu Miftha menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Tegal beserta jajaran OPD yang telah membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati beserta seluruh jajaran yang telah hadir di Desa Kupu. Masyarakat merasa sangat terbantu karena bisa menyampaikan aspirasi secara langsung dan mendapatkan respons dari pemerintah daerah pada kesempatan yang sama,” ungkap Miftha.

Ia menambahkan, layanan publik terpadu yang dibuka sejak pagi mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Berdasarkan data pemerintah desa, layanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan dengan total 80 dokumen yang diterbitkan, meliputi KTP elektronik, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Selain layanan administrasi kependudukan, Perpustakaan Keliling melayani 65 pengunjung, layanan pemeriksaan kesehatan gratis dimanfaatkan oleh 42 warga, serta layanan kesehatan hewan menjangkau enam ekor ternak milik masyarakat.

Melalui kegiatan Bupati Tilik Desa, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap pelayanan publik dapat semakin dekat dan mudah diakses masyarakat. Forum dialog yang dibangun juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan warga sehingga berbagai persoalan yang muncul dapat ditangani secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Menutup kegiatan tersebut, Ischak mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan obat terlarang jenis Tramadol yang dikenal dengan istilah “Warung Aceh”. Ia mengajak seluruh orang tua untuk memperkuat pengawasan serta membangun komunikasi yang baik dalam keluarga sebagai langkah pencegahan.

“Peran keluarga sangat penting dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi anak-anak kita,” pungkasnya. (AD/MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pencarian