Scroll kebawah untuk baca artikel
Berita UtamaTegal - Slawi

Pesan Sekda Kabupaten Tegal untuk 438 Calon Purnabakti: Siap Mental, Bijak Finansial

×

Pesan Sekda Kabupaten Tegal untuk 438 Calon Purnabakti: Siap Mental, Bijak Finansial

Sebarkan artikel ini

Slawi, korantegal.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal Amir Makhmud mengingatkan 438 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal yang memasuki masa pensiun pada 2026 agar mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi psikologis, keuangan, maupun kesehatan.

Pesan tersebut disampaikan Amir saat membuka Pembekalan bagi PNS Menjelang Purna Tugas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal Tahun 2026, mewakili Bupati Tegal, di Pendopo Amangkurat, Selasa (15/09/2026). Pembekalan digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tegal selama dua hari dalam dua gelombang, masing-masing diikuti 219 peserta.

Dari total peserta, sebanyak 280 orang merupakan tenaga guru, 96 pejabat pelaksana, 20 tenaga kesehatan, 19 pejabat administrator, 12 pejabat pengawas, dan 11 pejabat fungsional.

Amir menyampaikan, masa pensiun merupakan bagian dari perjalanan kedinasan seorang PNS, tetapi bukan berarti berakhirnya kontribusi seseorang kepada masyarakat. Menurutnya, batas usia pensiun merupakan ketentuan dalam regulasi, sedangkan pengabdian di tengah masyarakat dapat terus dilakukan melalui berbagai kegiatan positif.

“Memasuki masa pensiun bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan bentuk kehadiran pemerintah untuk mendampingi Bapak-Ibu agar mantap, tenang, dan bahagia. Pensiun bukan akhir, ini adalah gerbang menuju cara baru untuk berkarya,” kata Amir.

Sekda juga mengingatkan para calon pensiunan agar mempertimbangkan secara matang apabila ingin memulai usaha setelah tidak lagi aktif sebagai aparatur sipil negara. Ia meminta mereka tidak mudah tergiur tawaran bisnis yang menjanjikan keuntungan besar namun berisiko tinggi, terlebih jika menggunakan tabungan atau dana pensiun sebagai modal utama.

“Saya ingatkan juga, jika ingin memulai usaha nanti, lakukan dengan senang hati. Jangan tergiur bisnis berisiko tinggi yang justru menguras tabungan pensiun,” ujarnya.

Selain soal keuangan, Amir turut mendorong para PNS, terutama tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, untuk tetap menjaga kesehatan fisik dan mental ketika memasuki masa purna tugas, serta memanfaatkan waktu luang dengan berbagai aktivitas produktif sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Tegal Tri Priyo Laksono menjelaskan, pembekalan ini bertujuan menghindarkan para PNS dari risiko post power syndrome, membekali pengelolaan keuangan yang bijak, serta memberikan wawasan gaya hidup sehat menjelang purna tugas.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS yang telah diubah melalui PP Nomor 17 Tahun 2020.

Melalui pembekalan ini, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap para PNS yang memasuki masa purna tugas dapat menjalani babak baru kehidupan dengan lebih siap, baik secara mental, finansial, maupun fisik. (DD/MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pencarian