Slawi, korantegal.com – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal, Akhmad Uwes Qoroni, mewakili Bupati Tegal menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Ahli Madya Teknik ke-6 Politeknik Baja Tegal Tahun 2026 di Hotel Grand Dian Slawi, Kabupaten Tegal, Selasa (27/10/2026). Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tegal terhadap penguatan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung perkembangan industri daerah.
Dalam sambutan yang dibacakan, ia menyampaikan bahwa wisuda bukan sekadar penanda keberhasilan menyelesaikan pendidikan, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu dan keterampilan di dunia kerja maupun masyarakat. Ia turut mengapresiasi para wisudawan, orang tua, serta jajaran Politeknik Baja Tegal yang telah mendukung proses pendidikan hingga para mahasiswa berhasil menyelesaikan studinya.
Uwes menilai, Kabupaten Tegal yang dikenal dengan julukan “Jepangnya Indonesia” memiliki potensi industri pengolahan yang perlu terus diperkuat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Perkembangan industri membutuhkan tenaga kerja terampil yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan secara langsung di lapangan.
“Teknologi berubah cepat, dan otomasi makin masuk ke dunia kerja, dan yang bertahan adalah mereka yang mau terus belajar,” pesannya.
Ia menyampaikan bahwa lulusan Teknik Informatika, Teknik Mesin, Teknik Otomotif, dan Teknik Elektronika memiliki peluang untuk berkontribusi dalam perkembangan industri, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta dunia usaha di Kabupaten Tegal. Karena itu, para lulusan diharapkan tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga berani berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja.
Pemerintah Kabupaten Tegal, lanjutnya, berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui kerja sama antara perguruan tinggi, dunia industri, dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk berkarya dan membangun daerahnya sendiri.
Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Febriyani Aer berpesan agar para wisudawan menjadikan integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme sebagai bekal memasuki dunia kerja. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kejujuran, tanggung jawab, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi menghadapi perubahan.
“Jadilah pribadi yang berintegritas, junjung tinggi kedisiplinan, dan berikan manfaat bagi masyarakat melalui ilmu serta keterampilan yang telah diperoleh,” ujar Febriyani.
Ia juga mengajak para lulusan untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menjunjung tinggi toleransi, menghormati perbedaan, serta menggunakan media sosial secara bijak. Para wisudawan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan kerja maupun masyarakat, sekaligus menjadi generasi yang produktif, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.
Direktur I Politeknik Baja Tegal, Slamet Riyadi, menyampaikan bahwa pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan lulusan yang siap bekerja, berwirausaha, melanjutkan pendidikan, dan bersaing di dunia kerja. Menurutnya, ijazah bukanlah akhir perjalanan, melainkan bekal awal untuk menghadapi berbagai tantangan dan mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan.
“Ilmu tidak boleh berhenti di ruang kelas. Ilmu harus diwujudkan menjadi karya, karya menjadi inovasi, dan inovasi menjadi solusi,” ujar Slamet.
Ia menjelaskan, Politeknik Baja Tegal berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran, kompetensi dosen, serta sarana dan prasarana pendidikan. Selain itu, kerja sama dengan dunia industri akan terus diperluas agar kompetensi lulusan sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja dan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Slamet juga berpesan agar para wisudawan tidak berhenti belajar, menjaga integritas, berani memulai karier dari bawah, dan tidak takut menghadapi kegagalan. Ia berharap para lulusan mampu mengembangkan potensi diri dan membawa nama baik keluarga serta almamater di mana pun mereka berkarya.
Melalui wisuda tersebut, Politeknik Baja Tegal diharapkan terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil, berkarakter, inovatif, dan berdaya saing. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia industri menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat pendidikan vokasi sekaligus mendukung kemajuan industri dan perekonomian Kabupaten Tegal. (IK/Ad)
