Slawi, korantegal.com – Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menegaskan kemajuan desa menjadi fondasi bagi kemajuan pemerintahan kabupaten secara keseluruhan, sekaligus mengajak seluruh pemerintah desa dan masyarakat memperkuat sinergi dalam mengawal pembangunan desa. Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPC ABPEDNAS) Pekalongan Raya di Ruang Rapat Bupati Tegal, Jumat (7/8/2026).
“Majunya sebuah pemerintahan kabupaten dimulai dari desanya. Kalau program-program di desa maju, maka pemerintahan kabupaten juga akan ikut maju,” ujar Ischak.
Menurutnya, kemajuan desa tidak lepas dari sejauh mana program-program di dalamnya berjalan tepat sasaran, yang hanya dapat dipastikan melalui pengawasan bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya program pemerintah, terutama program yang menyasar kelompok rentan seperti anak usia sekolah, ibu hamil, balita, dan lansia. Menurutnya, pengawasan bersama diperlukan agar pelaksanaan program tetap sesuai petunjuk teknis dan regulasi yang berlaku.
“Ini yang diharapkan, kita bisa menyaring dan mendengarkan masyarakat agar masyarakat juga bisa bersama-sama ikut mengawasi,” kata Ischak.
Pemkab Tegal turut membuka kanal bagi organisasi dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi apabila ditemukan pelaksanaan program yang belum sesuai di lapangan.
Ketepatan sasaran program tersebut, kata Ischak, menjadi semakin penting mengingat kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami dinamika. Pemkab Tegal mengungkapkan adanya koreksi anggaran sekitar Rp244 miliar, sejalan dengan kebijakan pengalihan Dana Desa untuk mendukung sejumlah program prioritas pemerintah. Kondisi ini turut memengaruhi pengelolaan dukungan bagi pemerintahan desa di tingkat daerah.
“Kalau desa yang menjadi ujung tombak pelayanan bisa tetap kuat meski anggaran terbatas, pemerintahan kabupaten juga akan lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” kata Ischak.
Kegiatan silaturahmi ini turut menjadi ruang bagi ABPEDNAS, pemerintah daerah, dan pemerintahan desa untuk saling menyampaikan persoalan dan kebutuhan di lapangan secara langsung. Melalui komunikasi yang berkelanjutan, berbagai kendala di tingkat desa diharapkan dapat lebih cepat mendapat solusi bersama, alih-alih diselesaikan secara terpisah oleh masing-masing pihak.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Dapil Provinsi Jawa Tengah, Abdul Kholik, jajaran pengurus ABPEDNAS, serta perwakilan pemerintahan desa dari wilayah Pekalongan Raya. (NA/MA)
