Scroll kebawah untuk baca artikel
Berita UtamaTegal - Slawi

Muscab XII Pramuka Digelar, Bupati Tegal Minta Kwarcab Perkuat Pembinaan Generasi Muda

×

Muscab XII Pramuka Digelar, Bupati Tegal Minta Kwarcab Perkuat Pembinaan Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

Adiwerna, korantegal.com – Di tengah derasnya arus informasi dan semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi generasi muda, Gerakan Pramuka dinilai tetap memiliki peran penting sebagai wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Karena itu, keberadaan Pramuka diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.

Pesan tersebut mengemuka dalam Musyawarah Cabang (Muscab) XII Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Tegal Tahun 2026 yang digelar di SMK Negeri 1 Adiwerna, Sabtu (13/06/2026).

Muscab yang merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkat Kwarcab itu menjadi ajang evaluasi program kerja masa bakti 2021–2026 sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan melalui pemilihan Ketua Kwarcab Kabupaten Tegal masa bakti 2026–2031.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman yang membuka kegiatan tersebut mengatakan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin beragam. Selain perkembangan teknologi dan media sosial yang bergerak cepat, berbagai persoalan sosial juga memerlukan perhatian bersama.

Menurut dia, Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai dampak negatif perkembangan zaman.

“Kami berharap siapa pun yang terpilih nanti dapat menjadikan Pramuka sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mendidik generasi muda yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, terutama derasnya arus informasi dan pengaruh media sosial,” ujar Ischak.

Ia menambahkan, anggota Pramuka tidak hanya dibekali keterampilan dan kedisiplinan, tetapi juga didorong menjadi agen perubahan yang mampu membawa pengaruh positif di lingkungan sekitarnya. Melalui pendidikan karakter yang diberikan, Pramuka diharapkan mampu membentengi generasi muda dari berbagai perilaku berisiko yang dapat menghambat masa depan mereka.

Secara khusus, Ischak mengingatkan para anggota Pramuka untuk menjaga pola hidup sehat, menjauhi pergaulan bebas, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial.

“Adik-adik Pramuka harus bisa menjaga diri, berperilaku sehat, dan memahami batas-batas yang boleh maupun tidak boleh dilakukan. Masa depan masih panjang dan harus dipersiapkan sebaik mungkin,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tegal masa bakti 2021–2026 Widodo Joko Mulyono menyampaikan bahwa berbagai program pembinaan yang dijalankan selama lima tahun terakhir tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, para pembina, pelatih, pengurus kwartir, serta masyarakat.

Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan Gerakan Pramuka sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan karakter generasi muda.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama masa bakti 2021–2026. Dukungan tersebut menjadi energi utama bagi kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Tegal,” ujarnya.

Widodo juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama masa kepengurusan yang dipimpinnya serta berharap Muscab XII dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi.

Ketua Panitia Muscab XII Mukhtar Mawardi menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti perutusan dari 18 Kwartir Ranting dan Kwartir Cabang Kabupaten Tegal. Sebelum Muscab digelar, peserta telah mengikuti rangkaian pra-Muscab pada 6 Juni 2026 untuk membahas tata tertib, rencana kerja, serta mekanisme pemilihan ketua.

“Muscab ini bertujuan mengevaluasi program kerja Kwarcab Tegal masa bakti 2021–2026, menyusun rencana strategis masa bakti 2026–2031, serta memilih Ketua Kwarcab dan kepengurusan yang baru,” kata Mukhtar.

Melalui Muscab XII, Gerakan Pramuka Kabupaten Tegal diharapkan tidak hanya melahirkan kepemimpinan baru, tetapi juga memperkuat perannya dalam membina generasi muda yang berintegritas, disiplin, adaptif, dan berjiwa kebangsaan. Di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, nilai-nilai kepramukaan dinilai tetap relevan sebagai bekal generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan. (ZS/MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pencarian