Slawi, korantegal.com – Sebanyak 1.151 peserta dari berbagai daerah memadati GOR Trisanja Slawi dalam gelaran Slawi Run yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal. Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman yang hadir langsung dalam kegiatan itu menyebut tingginya partisipasi masyarakat sebagai bukti nyata bahwa olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, Minggu (17/05/2026).
Para peserta mengikuti kategori lari 5K dan 10K dengan sejumlah kelas perlombaan, mulai dari pelajar, umum, hingga master putra dan putri. Kehadiran peserta tidak hanya dari Kabupaten Tegal, tetapi juga dari berbagai kota lain, menambah semarak pelaksanaan event lari tahunan ini.
Bupati Ischak mengapresiasi antusiasme masyarakat yang dinilai semakin tinggi dari tahun ke tahun. Fenomena itu bahkan sudah terasa jauh sebelum hari perlombaan, dengan jogging track di berbagai lokasi hingga tingkat desa yang ramai dipadati warga yang berlatih.
“Event-event lari seperti Slawi Run ini menjadi gaya hidup masyarakat saat ini. Ini bagus karena kegiatannya positif, mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat,” ujar Ischak.
Ia menambahkan, semangat berlatih masyarakat sudah terasa jauh sebelum hari perlombaan.
“Saya mendapat informasi, seminggu sebelumnya masyarakat sudah mulai latihan lari. Jogging track ramai, desa juga ramai, eventnya juga ramai. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi,” katanya.
Di luar manfaat kesehatan, Ischak menilai Slawi Run memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran peserta dari luar daerah turut menggerakkan roda ekonomi melalui stand makanan dan booth UMKM yang ramai selama kegiatan berlangsung.
“Banyak pelari dari luar kota tentunya juga berdampak pada perekonomian. UMKM jalan, stand-stand makanan ramai, ekonomi masyarakat ikut berputar,” ungkapnya.
Terkait pembinaan olahraga, Ischak menyampaikan Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terus melakukan pembinaan berbagai cabang olahraga, termasuk atletik. Tahun ini, pemerintah daerah juga melakukan perbaikan sarana olahraga di GOR Trisanja sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pengembangan olahraga di Kabupaten Tegal.
“Tahun ini ada perbaikan sarana olahraga di GOR Trisanja. Pemerintah hadir memberikan fasilitas yang memadai bagi para atlet muda agar semangat berlatih,” ujarnya.
Meski keterbatasan fiskal daerah masih menjadi tantangan, Ischak menegaskan komitmen pemerintah daerah tidak akan surut dalam mendukung pengembangan olahraga.
“Bicara anggaran tentu menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Tapi kami tetap berkomitmen mendukung pengembangan olahraga,” ujarnya.
Dari sisi teknis penyelenggaraan, panitia kegiatan Farhan (24) menjelaskan, biaya pendaftaran untuk kategori 5K sebesar Rp150 ribu dan kategori 10K sebesar Rp200 ribu. Setiap peserta memperoleh fasilitas berupa jersey, medali finisher, refreshment, dan bib number selama perlombaan. Panitia juga menyiapkan hadiah uang pembinaan bagi para juara di setiap kategori, serta berbagai doorprize menarik mulai dari satu unit sepeda listrik, televisi, tiga kipas angin, satu set alat masak, hingga soundbest.
“Harapan kami, event Slawi Run ini dapat terus diselenggarakan dan semakin berkembang setiap tahunnya. Apalagi sekarang olahraga lari sudah menjadi gaya hidup masyarakat sehingga kegiatan ini bisa menjadi wadah hidup sehat sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tegal,” ujar Farhan.
Semangat itu mengalir hingga ke para peserta yang turun langsung ke lintasan. Arya Dwi Asauqi (18), peserta kategori 5K asal Desa Bojong, mengaku mengikuti Slawi Run karena menyukai olahraga lari yang dinilainya sederhana, murah, namun kaya manfaat bagi kesehatan.
“Lari itu olahraga yang sederhana dan murah tapi manfaatnya banyak untuk kesehatan. Meski belum masuk 10 besar, saya bangga bisa menyelesaikan lomba tanpa cedera. Semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering digelar untuk mendorong gaya hidup sehat, khususnya di kalangan generasi muda Kabupaten Tegal,” katanya. (AD/MA)

