Scroll kebawah untuk baca artikel
Berita UtamaKulinerPendidikanTegal - Slawi

Belajar Bisnis dari Praktik Nyata, Mahasiswa S1 Manajemen TMU Hadirkan HIMMAFES MART

×

Belajar Bisnis dari Praktik Nyata, Mahasiswa S1 Manajemen TMU Hadirkan HIMMAFES MART

Sebarkan artikel ini

korantegal.com, TEGAL – Program Studi S1 Manajemen Tegal Muhammadiyah University (TMU) mengimplementasikan pembelajaran Mata Kuliah Kewirausahaan melalui praktik usaha secara langsung. Dalam kegiatan ini, mahasiswa berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Sosial (HIMMAFES) membuka kantin corner bertajuk “HIMMAFES MART” yang berlokasi di Kampus 1 TMU, Kalibakung, Kabupaten Tegal.

Kegiatan usaha ini dilaksanakan setiap hari sejak awal September 2026 sebagai sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan teori kewirausahaan ke dalam aktivitas bisnis nyata. Praktik tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Mata Kuliah Kewirausahaan pada pertemuan kelima, yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam merancang dan menjalankan usaha.

Melalui HIMMAFES MART, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas bisnis, mulai dari perencanaan produk, penyediaan barang, penentuan harga, pemasaran, pelayanan konsumen, pengelolaan keuangan, hingga evaluasi hasil penjualan. Kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan kreativitas, kerja sama tim, kemampuan komunikasi, keterampilan manajerial, serta keberanian mahasiswa dalam mengambil keputusan dan membaca peluang usaha.

Dosen pengampu Mata Kuliah Kewirausahaan, Bambang Nurdiansyah, S.E., M.M., berperan dalam memberikan motivasi, arahan, dan pendampingan kepada mahasiswa selama proses pembelajaran. Pendekatan yang berorientasi pada praktik tersebut mendorong mahasiswa untuk menggali ide, mengenali peluang bisnis, serta mengimplementasikan gagasan menjadi kegiatan usaha yang nyata.

Melalui HIMMAFES MART, mahasiswa juga belajar menghadapi tantangan dalam menjalankan bisnis, mulai dari pengelolaan produk dan penetapan harga hingga promosi, pelayanan konsumen, serta evaluasi kegiatan usaha. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat entrepreneurial mindset, kemandirian, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.

Pembelajaran kewirausahaan ini tidak sekadar diarahkan untuk memenuhi tugas perkuliahan, tetapi juga memberikan bekal praktis bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika dunia usaha dan dunia kerja.

Ketua Program Studi S1 Manajemen TMU, Panca Dina Ayu Mulyani, S.M., M.M., berharap praktik kewirausahaan melalui HIMMAFES MART dapat menjadi inspirasi bagi program studi lain untuk mengembangkan pembelajaran serupa.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan oleh Program Studi S1 Manajemen. Program studi lain yang memiliki mata kuliah kewirausahaan juga dapat berkolaborasi dan mengembangkan praktik kewirausahaan bersama mahasiswa. Dengan demikian, kegiatan kewirausahaan dapat menjadi wadah bersama bagi mahasiswa untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi usaha secara nyata,” ujarnya.

Ia juga berharap pihak kampus dapat menyediakan fasilitas kantin corner yang representatif untuk mendukung pengembangan usaha mahasiswa secara berkelanjutan.

“Kami juga berharap kampus dapat memfasilitasi kantin corner yang representatif untuk mahasiswa. Dengan adanya tempat yang lebih layak dan terkelola dengan baik, mahasiswa dapat memiliki ruang untuk mengembangkan ide dan praktik bisnisnya, tidak hanya dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah, tetapi juga sebagai bagian dari proses membangun pengalaman kewirausahaan sejak di bangku kuliah,” tambahnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Ekonomi dan Sosial TMU, Tuti Alawiyah, S.E., M.Si., menyampaikan dukungan terhadap implementasi Mata Kuliah Kewirausahaan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa.

“Fakultas Ekonomi dan Sosial mendukung penuh implementasi Mata Kuliah Kewirausahaan sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan bagi mahasiswa. Pembelajaran kewirausahaan diharapkan tidak hanya memberikan penguatan terhadap kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga membentuk entrepreneurial mindset, kreativitas, inovasi, kemampuan membaca peluang, pengambilan keputusan, serta kesiapan menghadapi dinamika dan tantangan dunia usaha,” ungkapnya.

Menurut Tuti, integrasi teori dan praktik menjadi langkah penting untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan dunia kerja dan dunia usaha. Pembelajaran tersebut diharapkan mampu mendorong mahasiswa mengembangkan ide, menciptakan inovasi, serta menerapkan pengetahuan manajerial dalam aktivitas kewirausahaan.

Ia menambahkan bahwa orientasi pendidikan tinggi tidak hanya mencakup penguasaan pengetahuan akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan praktis, kemandirian, dan daya saing lulusan.

“Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya memiliki kecerdasan dan kompetensi akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, daya saing, kemandirian, dan jiwa entrepreneur yang mampu berkontribusi sebagai job creator maupun profesional yang inovatif di tengah perkembangan ekonomi dan dunia kerja yang semakin dinamis,” jelasnya.

Fakultas Ekonomi dan Sosial, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai inovasi dan kolaborasi pembelajaran untuk membangun ekosistem akademik yang mendorong mahasiswa menjadi generasi yang unggul secara akademik, kompeten secara profesional, dan berdaya saing dalam bidang kewirausahaan.

HIMMAFES MART Berpotensi Menjadi Ekosistem Kewirausahaan Mahasiswa.

Kolaborasi antara mahasiswa S1 Manajemen dan HIMMAFES melalui HIMMAFES MART menjadi bentuk sinergi antara pembelajaran akademik dan aktivitas kemahasiswaan. Pelaksanaannya secara rutin setiap hari sejak awal September 2026 di Kampus 1 TMU Kalibakung diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan kegiatan kewirausahaan mahasiswa secara berkelanjutan.

Ke depan, HIMMAFES MART berpotensi menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan usaha mahasiswa di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Sosial TMU. Keberadaannya juga diharapkan membuka peluang kolaborasi antarprogram studi dalam menciptakan berbagai inovasi bisnis yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi.

Melalui pembelajaran kewirausahaan berbasis praktik, Program Studi S1 Manajemen bersama Fakultas Ekonomi dan Sosial TMU berupaya membekali mahasiswa dengan kompetensi manajerial, kreativitas, inovasi, dan kemandirian. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen TMU dalam mendorong lahirnya generasi muda yang berjiwa entrepreneur, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menciptakan peluang usaha dan berkontribusi bagi perkembangan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pencarian