Talang, korantegal.com – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyambut baik cita-cita Nahdlatul Ulama (NU) mengembangkan Klinik Pratama NU Kabupaten Tegal menjadi rumah sakit pada masa mendatang. Hal itu disampaikan saat peluncuran layanan klinik di Desa Pegirikan, Kecamatan Talang, Minggu (18/10/2026).
Ischak menyatakan, pengembangan tersebut harus tetap memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Ia mendorong klinik dikembangkan secara bertahap, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana hingga penguatan sumber daya manusia.
Ke depan, Ischak berharap Klinik Pratama NU menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Tegal dalam pemerataan pelayanan kesehatan, khususnya bagi warga Kecamatan Talang dan sekitarnya. Ia mengapresiasi pengurus NU, tenaga kesehatan, donatur, dan masyarakat yang berkontribusi dalam pengembangan klinik.
Sebelum mencapai arah itu, menurut Ischak, mutu pelayanan harus lebih dulu dijaga. Ia berharap peluncuran layanan tidak berhenti pada acara seremonial.
“Peluncuran ini harus menjadi komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Ischak.
Isu mutu ini beriringan dengan bertambahnya jumlah pasien. Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tegal Khozi’in mengatakan, berdasarkan laporan pengurus, pasien yang dilayani dapat mencapai sekitar 30 sampai 40 orang per hari. Menurut dia, angka itu menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat.
Ischak menilai hal serupa. Namun, peningkatan itu perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan sistem manajemen agar pelayanan tetap optimal. Karena itu, ia meminta pengelola rutin mengevaluasi layanan, dengan perhatian pada ketersediaan fasilitas, profesionalisme tenaga kesehatan, dan keselamatan pasien.
Khozi’in pun berharap pertambahan pasien diikuti pembenahan sarana, prasarana, dan manajemen pelayanan. “Harapan kita, klinik dapat semakin maksimal dalam melayani warga NU dan masyarakat Kabupaten Tegal secara luas,” ujarnya.
Acara tersebut dirangkai dengan mujahadah atau doa bersama untuk Palestina, bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, dan donor darah. Ketua Panitia Syamsul Azhar mengatakan, rangkaian kegiatan itu merupakan wujud pengabdian NU melalui kepedulian kemanusiaan dan pelayanan sosial. Menurut dia, kegiatan ini juga mengajak masyarakat memperkuat solidaritas terhadap sesama.
“Melalui mujahadah, kita mengetuk pintu langit dengan doa. Melalui bakti sosial, kita mengetuk pintu hati dengan kepedulian,” ujar Syamsul.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan doa bersama diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.
Peluncuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ischak, didampingi jajaran pengurus PCNU Kabupaten Tegal, Kepala Klinik Pratama NU Muhammad Niko Fajrul Falah, dan donatur Lutfiah Indah.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis oleh Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), serta donor darah bersama PMI Kabupaten Tegal dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal. Rangkaian acara ditutup dengan doa dan zikir bersama serta ceramah keagamaan. (IK)

