Scroll kebawah untuk baca artikel
Berita UtamaTegal - Slawi

Bupati Ischak Minta Program MWC NU Lebaksiu Menjawab Kebutuhan Masyarakat

×

Bupati Ischak Minta Program MWC NU Lebaksiu Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Lebaksiu, korantegal.com – Di tengah tantangan sosial yang kian kompleks, mulai dari derasnya arus informasi digital hingga kebutuhan pemberdayaan ekonomi umat, organisasi kemasyarakatan dituntut hadir tidak hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman saat menghadiri Pelantikan Pengurus dan Lembaga Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lebaksiu Periode 2026–2031 yang dirangkai dengan Musyawarah Kerja (Musker) I di MTs Negeri 3 Tegal, Minggu (14/06/2026).

Menurut Ischak, pelantikan pengurus merupakan awal dari amanah dan tanggung jawab sosial yang harus diwujudkan melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Karena itu, ia berharap Musker I mampu menghasilkan program kerja yang tidak hanya baik dalam perencanaan, tetapi juga realistis, terukur, dan menjawab kebutuhan riil warga.

“Saya berharap kepengurusan MWC NU Lebaksiu yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak organisasi yang solid, kompak, dan adaptif dalam menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar Ischak.

Ia menambahkan, sejumlah bidang yang perlu menjadi perhatian antara lain penguatan dakwah, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, pembinaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai moderasi beragama yang selama ini menjadi karakter Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, peran organisasi keagamaan semakin penting di tengah perkembangan teknologi informasi yang membawa berbagai perubahan dalam kehidupan masyarakat. Selain memberikan banyak manfaat, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan baru, seperti penyebaran hoaks, menurunnya kepedulian sosial, hingga berbagai persoalan moral yang membutuhkan perhatian bersama.

Dalam kesempatan itu, Ischak juga menyampaikan apresiasi kepada Nahdlatul Ulama yang selama ini konsisten menjaga ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta turut berkontribusi menjaga kondusivitas daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Ahmad Jafar mengatakan masa khidmat lima tahun ke depan menjadi kesempatan bagi kepengurusan baru untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki organisasi demi kemaslahatan umat.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian dalam Musker I adalah penguatan basis data keanggotaan melalui Sistem Informasi Nahdlatul Ulama (SISNU). Menurut Ahmad, data yang akurat menjadi fondasi penting dalam memetakan potensi umat sekaligus mendukung penyusunan program yang lebih tepat sasaran.

“Melalui penguatan SISNU, kami berharap potensi umat dapat terpetakan dengan baik sehingga program-program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Untuk menyusun arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan, Musker I dibagi ke dalam empat komisi. Komisi A membahas bidang keorganisasian dan kekeluargaan, Komisi B bidang keagamaan dan kepesantrenan, Komisi C bidang pendidikan dan kaderisasi, serta Komisi D bidang ekonomi, sosial, dan kesehatan.

Rangkaian pelantikan dan Musker I berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Penampilan Rebana Modern dari Lesbumi NU turut menyemarakkan kegiatan yang menjadi titik awal perjalanan kepengurusan baru MWC NU Kecamatan Lebaksiu.

Melalui forum tersebut, diharapkan lahir program-program yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam pembangunan sosial keagamaan di Kecamatan Lebaksiu. (AD/MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pencarian