Scroll kebawah untuk baca artikel
Berita UtamaTegal - Slawi

Turnamen PUBG dan Free Fire Kapolres Pekalongan 2026 Resmi Digelar

×

Turnamen PUBG dan Free Fire Kapolres Pekalongan 2026 Resmi Digelar

Sebarkan artikel ini

Polres Pekalongan, korantegal.com – Polda Jateng – Kapolres Pekalongan E-Sport Cup Tournament PUBG dan Free Fire tahun 2026 digelar pada Sabtu pagi (25/4/2026) di Aula Setia Polres Pekalongan. Suasana di aula Setia Polres Pekalongan ini para peserta lomba sangat antusias dan penuh semangat datang dari berbagai wilayah, bahkan ada yang dari Kabupaten Pati dan juga Semarang.

Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Pekalongan, Kabag SDM, Kasat Reskrim, panitia penyelenggara, serta ratusan peserta turnamen dari berbagai tim e-sport.

Kapolres Pekalongan menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan, khususnya bagi generasi muda. Ia menegaskan bahwa e-sport kini bukan sekadar hiburan, melainkan telah menjadi wadah prestasi, kreativitas, bahkan peluang masa depan.

“Hari ini, Polres Pekalongan Kapolres Pekalongan E-Sport Cup Tournament PUBG dan Free Fire. Alhamdulillah dari anak-anak kabupaten Pekalongan sangat antusias untuk mengikuti turnamen ini turnamen ini,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, turnamen ini bertujuan untuk mewadahi seluruh anak-anak supaya bisa terhindar dari namanya narkoba kemudian juga judi online, balap liar.

“Dan tentunya juga kita mengajak para peserta untuk menjadikan turnamen ini sebagai sarana menyalurkan bakat secara positif, dibandingkan terlibat dalam aktivitas negatif seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, maupun pergaulan yang tidak sehat. Dan tetap kita mengutamakan supaya anak-anak ini belajar supaya tidak mempengaruhi dari nilai sekolah,” imbuh AKBP Rachmad.

lanjutnya, turnamen ini merupakan dari kedua dan ketiga yang mana sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan turnamen mobile legends yang jumlah pesertanya mencapai 600 orang dan antusias dari seluruh anak-anak sekolah sangat bagus.

“Polres Pekalongan berkomitmen mendukung kegiatan positif generasi muda, salah satunya melalui turnamen e-sport ini. Kegiatan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan untuk mencegah kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas,” kata Kapolres.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menekankan pentingnya nilai disiplin, kerja sama tim, tanggung jawab, serta sportivitas dalam setiap pertandingan.

Kapolres berharap ajang ini mampu melahirkan atlet e-sport berbakat yang dapat mengharumkan nama Pekalongan di tingkat nasional hingga internasional. Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus hadir sebagai mitra generasi muda dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, seluruh peserta turut mendeklarasikan komitmen kamtibmas dalam E-Sport Championship Kapolres Pekalongan 2026. Deklarasi tersebut berisi tujuh poin penting, diantaranya menjaga keamanan dan ketertiban, menjunjung sportivitas, menolak hoax dan ujaran kebencian, serta menjauhi berbagai bentuk kejahatan seperti perjudian online, penipuan digital, dan penyalahgunaan narkoba.

Turnamen ini diikuti oleh total 605 peserta, terdiri dari 66 tim PUBG dengan jumlah 330 orang dan 55 tim Free Fire dengan total 275 orang. Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap e-sport sekaligus menjadi momentum positif dalam pembinaan komunitas digital yang sehat di wilayah Pekalongan. (ozy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses