Bumijawa, korantegal.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Kabupaten Tegal difokuskan pada pembukaan akses jalan desa untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga. Program ini dimulai melalui upacara pembukaan di Lapangan KDMP, Desa Sokatengah, Kecamatan Bumijawa, Rabu (22/04/2026).
Pembangunan infrastruktur tersebut menyasar jalan rabat beton di dua titik dengan total panjang 440 meter, masing-masing sepanjang 305 meter dan 135 meter. Akses ini menjadi jalur penting bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan mobilitas, terutama dalam mengangkut hasil pertanian.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengatakan, pembangunan jalan desa merupakan langkah strategis untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat.
“Yang kita bangun hari ini bukan hanya jalan, tetapi membuka akses kehidupan, mempermudah langkah warga, dan menggerakkan roda perekonomian desa,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga diisi kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, antara lain terkait wawasan kebangsaan, kesehatan, pencegahan kenakalan remaja, serta pemberdayaan masyarakat.
Program ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan dukungan anggaran sebesar Rp562.602.000 yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Tegal.
Melalui program ini, pemerintah daerah bersama TNI mendorong percepatan pembangunan desa, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis gotong royong. (ZS/MA)
